
Klasifikasi
Ilmiah
Kingdom : Animalia
Phyllum
: Arthropoda
Kelas : Insecta
Ordo
: Diptera
Famili : Drosophilidae
Genus : Drosophila
Spesies
: Drosophila
melanogaster
Lalat buah dan Artrophoda lainnya mempunyai kontruksi
modular, suatu seri segmen yang teratur. segmen ini menyusun tiga bagian tubuh
utama, ayitu; kepala, thoraks, dan abdomen. seperti hewan simetris bilateral
lainnya, Drosophila ini mempunyai poros anterior dan posterior (kepala-ekor)
dan poros dorsoventral (punggung-perut). Pada Drosophila, determinan
sitoplasmik yang sudah ada di dalam telur memberi informasi posisional untuk
penempatan kedua poros ini bahkan sebelum fertilisasi. setelah fertilisasi,
informasi dengan benar dan akhirnya akan memicu struktur yang khas dari setiap
segmen.
Metamorfosis pada Drosophila termasuk metamorfosis sempurna,
yaitu dari telur – larva instar I – larva instar II – larva instar III – pupa –
imago.
Perkembangan dimulai segera setelah terjadi fertilisasi,
yang terdiri dari dua periode. Pertama, periode embrionik di dalam telur pada
saat fertilisasi sampai pada saat larva muda menetas dari telur dan ini terjadi
dalam waktu kurang lebih 24 jam. Dan pada saat seperti ini, larva tidak
berhenti-berhenti untuk makan.
Periode kedua adalah periode setelah menetas dari telur dan
disebut perkembangan postembrionik yang dibagi menjadi tiga tahap, yaitu larva,
pupa, dan imago (fase seksual dengan perkembangan pada sayap). Formasi lainnya
pada perkembangan secara seksual terjadi pada saat dewasa.
Telur Drosophila berbentuk benda kecil bulat panjang dan
biasanya diletakkan di permukaan makanan. Betina dewasa mulai bertelur pada
hari kedua setelah menjadi lalat dewasa dan meningkat hingga seminggu sampai
betina meletakkan 50-75 telur perhari dan mungkin maksimum 400-500 buah dalam
10 hari. Telur Drosophila dilapisi oleh dua lapisan, yaitu satu selaput
vitellin tipis yang mengelilingi sitoplasma dan suatu selaput tipis tapi kuat
(Khorion) di bagian luar dan di anteriornya terdapat dua tangkai.tipis. Korion
mempunyai kulit bagian luar yang keras dari telur tersebut.
Larva Drosophila berwarna putih, bersegmen, berbentuk
seperti cacing, dan menggali dengan mulut berwarna hitam di dekat kepala. Untuk
pernafasan pada trakea, terdapat sepasang spirakel yang keduanya berada pada
ujung anterior dan posterior.
Saat kutikula tidak lunak lagi, larva muda secara periodik
berganti kulit untuk mencapai ukuran dewasa. Kutikula lama dibuang dan
integumen baru diperluas dengan kecepatan makan yang tinggi. Selama periode
pergantian kulit, larva disebut instar. Instar pertama adalah larva sesudah
menetas sampai pergantian kulit pertama. Dan indikasi instar adalah ukuran
larva dan jumlah gigi pada mulut hitamnya. Sesudah pergantian kulit yang kedua,
larva (instar ketiga) makan hingga siap untuk membentuk pupa. Pada tahap
terakhir, larva instar ketiga merayap ke atas permukaan medium makanan ke
tempat yang kering dan berhenti bergerak. Dan jika dapat diringkas, pada
Drosophila, destruksi sel-sel larva terjadi pada prose pergantian kulit
(molting) yang berlangsung empat kali dengan tiga stadia instar : dari larva
instar 1 ke instar II, dari larva instar II ke instar III, dari instar III ke
pupa, dan dari pupa ke imago.
Selama makan, larva membuat saluran-saluran di dalam medium,
dan jika terdapat banyak saluran maka pertumbuhan biakan dapat dikatakan
berlangsung baik. Larva yang dewasa biasanya merayap naik pada dinding botol
atau pada kertas tissue dalam botol. Dan disini larva akan melekatkan diri pada
tempat kering dengan cairan seperti lem yang dihasilkan oleh kelenjar ludah dan
kemudian membentuk pupa.
Saat larva Drosophila membentuk cangkang pupa, tubuhnya
memendek, kutikula menjadi keras dan berpigmen, tanpa kepala dan sayap disebut
larva instar 4. Formasi pupa ditandai dengan pembentukan kepala, bantalan
sayap, dan kaki. Puparium (bentuk terluar pupa) menggunakan kutikula pada
instar ketiga. Pada stadium pupa ini, larva dalam keadaan tidak aktif, dan
dalam keadaan ini, larva berganti menjadi lalat dewasa.
Struktur dewasa tampak jelas selama periode pupa pada bagian
kecil jaringan dorman yang sama seperti pada tahap embrio. Pembatasan jaringan
preadult (sebelum dewasa) disebut anlagen. Fungsi utama dari pupa adalah untuk
perkembangan luar dari anlagen ke bentuk dewasa.
Dewasa pada Drosophila melanogaster dalam satu siklus
hidupnya berusia sekitar 9 hari. Setelah keluar dari pupa, lalat buah warnanya
masih pucat dan sayapnya belum terbentang. Sementara itu, lalat betina akan
kawin setelah berumur 8 jam dan akan menyimpan sperma dalam jumlah yang sangat
banyak dari lalat buah jantan.
Pada ujung anterior terdapat mikrophyle, tempat spermatozoa
masuk ke dalam telur. Walaupun banyak sperma yang masuk ke dalam mikrophyle
tapi hanya satu yang dapat berfertilisasi dengan pronuleus betina dan yang
lainnya segera berabsorpsi dalam perkembangan jaringan embrio.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar